Hari Lahir Pancasila, Pemkab Pesawaran Teguhkan Komitmen Nilai-Nilai Luhur Bangsa

DAERAH, PESAWARAN513 Dilihat

PESAWARAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menuturkan, bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman. Pancasila mampu menyatukan lebih dari 270 juta jiwa dari berbagai suku, agama, ras, dan bahasa. Kebhinekaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi kekuatan untuk bersatu.

Hal itu dia sampaikan saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (02/06/2025), dengan mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.” di lapangan Pemkab setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dendi membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya mengenang sejarah, melainkan bentuk peneguhan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Indonesia.

Dalam konteks pembangunan nasional sambung dia, BPIP menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila melalui Asta Cita, delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. diantaranya adalah penanaman nilai Pancasila dalam dunia pendidikan, praktik pelayanan publik yang adil dan berpihak kepada rakyat, pemberdayaan ekonomi kerakyatan seperti UMKM dan koperasi, serta membangun kesadaran digital berlandaskan etika dan nilai kebangsaan.

“Pancasila harus menjadi panduan dalam setiap interaksi, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Kita harus melawan hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi dengan literasi digital dan semangat gotong-royong,”tegasnya.

Lanjut Bupati, BPIP juga terus mendorong berbagai program strategis seperti pelatihan bagi ASN, penguatan kurikulum pendidikan, serta pembinaan ideologi lintas sektor agar nilai-nilai Pancasila tidak sekadar dihafalkan, tetapi dihidupi dalam tindakan nyata.

Melalui momentum ini, Bupati mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momen refleksi dan penguatan tekad untuk menjadikan Pancasila sebagai jiwa pembangunan nasional.

“Kita ingin Indonesia maju secara teknologi dan moral, sejahtera dalam keadilan sosial, serta dihormati dunia karena kebijaksanaan rakyatnya. Tidak ada jalan lain menuju Indonesia Raya kecuali dengan memastikan bahwa Pancasila tetap hidup dalam setiap denyut nadi kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya.

Hadir dalam upacara, Wakil Bupati Marzuki, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, pejabat administrator dan pengawas, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK, Ketua DWP, seluruh ASN (PNS dan P3K), serta staf THLS di lingkungan Pemkab Pesawaran. (Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *