Kejar Zero Dose, Pemkab Pesawaran Gandeng Kemenkes dan KOL Perkuat Edukasi Imunisasi

PESAWARAN18 Dilihat

PESAWARAN – Pemerintah Kabupaten Pesawaran memperkuat langkah percepatan imunisasi melalui pendekatan komunikasi yang inovatif dan kolaboratif. Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. secara resmi membuka Kegiatan Komunikasi Kreatif Imunisasi untuk Percepatan Kejar Zero Dose Selasa (19/5/2025). di GSG Pesawaran.

Berlangsung di Pesawaran, kegiatan ini menjadi wadah sinergi antara pemerintah pusat, daerah, organisasi internasional, tenaga kesehatan, dan pegiat komunikasi publik untuk memastikan tidak ada lagi anak yang terlewat dari layanan imunisasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI Aji Muhawarman, ST, MKM; Ketua Tim Kerja Imunisasi Dewasa, Antigen Baru dan Tambahan Kemenkes RI dr. Endang Budi Hastuti, MKM; perwakilan Gavi Indonesia; serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Ruang pertemuan juga dipenuhi para pemangku kepentingan lintas sektor: kepala puskesmas, kader posyandu, TP PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, camat, hingga key opinion leader nasional seperti dr. Ikhsan Qothi, Natalia Aysen, dan Citra Olivia, serta para influencer Lampung.

Imunisasi sebagai Investasi Generasi Masa Depan

Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira menegaskan bahwa imunisasi merupakan investasi strategis untuk melindungi generasi mendatang dari penyakit yang dapat dicegah.

“Anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap atau zero dose menjadi perhatian serius kita bersama. Mereka memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit berbahaya seperti campak, polio, dan difteri,” ujarnya.

Menurut Bupati, keberhasilan program imunisasi tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan komunikasi publik yang humanis, kreatif, dan menyentuh, agar informasi sampai dan dipercaya masyarakat.

“Komunikasi yang baik adalah jembatan kepercayaan. Melalui pendekatan kreatif, kita harapkan lahir strategi efektif untuk menemukan dan menjangkau anak-anak zero dose, sekaligus memperkuat peran kader dan tokoh masyarakat sebagai agen edukasi,” jelasnya.

Gerakan Bersama untuk Generasi Sehat Pesawaran

Bupati Nanda juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, kader, dan mitra yang telah bekerja hingga ke pelosok desa. Ia mendorong seluruh pihak menjadikan momentum ini sebagai gerakan bersama.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata mewujudkan generasi Pesawaran yang sehat, kuat, cerdas, dan terlindungi,” ajaknya.

Sebagai penutup, Bupati menyampaikan pantun yang menjadi pesan moral kegiatan:

Pergi ke pasar membeli ketan,

Pulangnya singgah membeli jamu.

Mari bersama tingkatkan imun anak dan kesehatan,

Generasi sehat untuk masa depan yang lebih maju.

Kegiatan ditutup dengan pembukaan resmi Komunikasi Kreatif Imunisasi Kejar Zero Dose oleh Bupati Pesawaran, menandai komitmen kuat daerah dalam melindungi kesehatan anak sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. (Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *