Karang Taruna (KRB) Bangun Sari Gelar Peringatan Tahun Baru Islam, Ajak Warga Jaga Tradisi dan Kebersamaan

PESAWARAN19 Dilihat

PESAWARAN – Karang Taruna Karya Remaja Dusun Bangun Sari (KRB) menggelar peringatan, Tahun Baru Islam, sekaligus HUT Desa Bagelen ke-121 1448 H dengan khidmat. Acara yang mengusung tema “Memperkuat Silaturahmi dan Melestarikan Budaya Lokal” ini berlangsung di Dusun Bangun Sari, Minggu malam, 5 Juli 2026.

Peringatan Tahun Baru Islam, ini dihadiri Kepala Desa Bagelen beserta jajaran perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Dusun Bangun Sari. Rangkaian acara meliputi pembacaan doa bersama, dan ramah tamah.

Ketua Risma Masjid Al-Muttaqin, Nando. menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar tradisi, melainkan momentum untuk introspeksi diri dan mempererat persaudaraan.

“Alhamdulillah tahun ini kita bisa menggelar Tahun aru Islam, (suroan) lagi. Ini bukan acara mistis, tapi wadah kita untuk muhasabah, berdoa bersama, dan menjaga budaya leluhur yang positif. Karang Taruna siap jadi garda terdepan dalam melestarikan nilai gotong royong dan kebersamaan warga Bangun Sari,” ujar Nando.

Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, mengapresiasi inisiatif Karang Taruna. Beliau berharap kegiatan seperti ini terus digelorakan sebagai benteng dari pengaruh budaya yang tidak sesuai.

“Saya bangga dengan Karang Taruna Karya Remaja Bangun Sari. Acara seperti suroan, HUT Desa Bagelen ke-121 yang ada di bulan Muharram ini bagus untuk menjaga jati diri desa kita. Pemdes Bagelen mendukung penuh kegiatan kepemudaan yang membangun, yang mengajak warga pada kebaikan dan menjaga kerukunan. Mari kita isi tahun baru Islam ini dengan amal dan doa untuk kemajuan Desa Bagelen,” tegas Merdi Parmanto.

Senada dengan itu, Tokoh Masyarakat Dusun Bangun Sari, H. Rouf Manan. juga memberikan dukungan penuh. Beliau mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya.

“Anak-anak muda Bangun Sari ini luar biasa. Kegiatan ini sangat mendidik. Kami tokoh masyarakat titip, jaga terus tradisi baik ini. Jangan sampai punah ditelan zaman. InsyaAllah berkah untuk kita semua,”tuturnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat dan Karang Taruna, untuk Muhasabah diri sehingga semakin dekat dengan sang Pencipta, Allah SWT.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Dengan semangat “Pemuda Berdaya, Desa Berkarya”, Karang Taruna Karya Remaja Bangun Sari berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang semakin meriah dan bermanfaat. (Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *