PALEMBANG – Memasuki hari keempat pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, seluruh sasaran fisik yang dikerjakan Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, terus menunjukkan perkembangan sesuai target yang telah ditetapkan.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-129, Kapten Inf Tringgo Budi S., mengatakan hingga hari keempat seluruh pekerjaan berlangsung lancar tanpa kendala berarti di lapangan. Berbagai sasaran fisik yang menjadi prioritas terus dikerjakan secara bertahap, mulai dari pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan pos kamling, rehabilitasi musala, pembangunan jalan, pembuatan gorong-gorong, hingga pemasangan cerucuk jalan.
“Untuk hari keempat, seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan progres harian yang telah ditetapkan. Sampai saat ini tidak ada kendala yang berarti di lapangan,” ujar Tringgo.
Ia menjelaskan, sekitar 150 personel terlibat setiap hari dalam pelaksanaan TMMD. Mereka merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, pihak kecamatan, tenaga kesehatan, penyuluh, serta masyarakat yang bergotong royong menyukseskan program tersebut.
Pembagian personel disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing titik pekerjaan. Sebagai contoh, pengerjaan empat titik sumur bor melibatkan personel sesuai kebutuhan lapangan, rehabilitasi delapan unit RTLH dikerjakan secara bertahap, rehabilitasi musala melibatkan sekitar 15 personel, sementara pembangunan jalan dikerjakan oleh sekitar 12 personel.
Secara keseluruhan, TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang melibatkan 105 personel TNI, 10 anggota Polri, 10 personel dari Pemerintah Daerah, serta sekitar 50 warga setempat. Seluruh peralatan dan perlengkapan kerja telah disiapkan oleh Kodim 0418/Palembang guna mendukung kelancaran pelaksanaan program.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga membangun kedekatan sosial dengan masyarakat. Selama bertugas, para prajurit tinggal dan menginap di rumah-rumah warga di sekitar lokasi kegiatan. Pola ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kapten Inf Tringgo Budi S. pun mengingatkan seluruh personel Satgas agar senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD.
“Saya mengimbau seluruh anggota TNI agar tetap menjaga silaturahmi dan bekerja sama dengan masyarakat. Kita hadir di sini untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain itu, laksanakan setiap pekerjaan sesuai arahan yang telah disampaikan serta selalu menjaga kesehatan dan keamanan dalam setiap kegiatan,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0418/Palembang yang juga menjabat sebagai Dansubsatgas TMMD ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menekankan pentingnya menjaga kualitas hasil pekerjaan di samping memperhatikan aspek keselamatan kerja.
Ia meminta seluruh personel memastikan setiap pembangunan dilaksanakan dengan standar yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Seluruh personel agar mengutamakan kualitas pekerjaan tanpa mengabaikan faktor keamanan kerja, sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima bantuan,” ujar Erik.
Ia menambahkan, hingga hari keempat seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai rencana. Kondisi tersebut menjadi cerminan komitmen Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
Program TMMD ke-129 dijadwalkan rampung pada 13 Agustus 2026, dengan target seluruh sasaran fisik maupun nonfisik selesai 100 persen sesuai perencanaan. (Bro Adi)






