PALEMBANG – Senyum haru tak mampu disembunyikan dari wajah Kuria, warga RT 30 RW 11, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang. Setelah puluhan tahun hidup berdampingan dengan air keruh, berlumut, dan berbau, kini ia bersama warga akhirnya dapat menikmati air bersih berkat pembangunan sumur bor Sasaran 13 Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Bagi Kuria, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi sebuah impian yang telah lama dinantikan. Sejak menetap di kawasan tersebut pada tahun 1979, ia mengaku keluarganya hanya mengandalkan air dari bekas galian tanah untuk pembuatan batu bata. Air itu keruh, berlumut, bahkan berbau, sehingga hanya layak digunakan untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan MCK.
Beberapa warga memang pernah mencoba membuat sumur sendiri. Namun hasilnya belum memuaskan. Air yang keluar masih berwarna kekuningan dan belum layak dikonsumsi. Untuk kebutuhan memasak dan minum, mereka terpaksa membeli air isi ulang, sebuah pengeluaran yang cukup berat bagi warga dengan penghasilan pas-pasan.
“Dengan bantuan sumur bor ini kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Airnyo bening, biso dipakai untuk memasak. Selamo ini kami terus beli air isi ulang. Yo kalau lagi ado duet, kalau lagi katek kan susah kami,” tutur Kuria dengan mata berkaca-kaca.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian pembuatan batu bata itu menceritakan, harapan memiliki sumber air bersih telah diperjuangkan cukup lama. Selama sekitar satu tahun terakhir, Ketua RT setempat berulang kali mengajukan permohonan bantuan pembangunan sumur bor ke berbagai instansi. Namun harapan itu baru terwujud ketika Program TMMD ke-129 hadir di wilayah mereka.
“Alhamdulillah, lewat TMMD pengajuan kami langsung di-ACC. Tiga hari dikerjakan sudah selesai, airnya langsung keluar dan jernih. Hari Sabtu sudah selesai, Minggu paginya anggota TMMD sudah membawa peralatan untuk melanjutkan pekerjaan di titik berikutnya,” ungkapnya penuh syukur.
Keberhasilan pembangunan sumur bor tersebut menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang menjadi roh Program TMMD. Dalam waktu singkat, personel Satgas TMMD bersama masyarakat berhasil menghadirkan solusi atas persoalan yang selama puluhan tahun membelenggu kehidupan warga.
Kini, sumur bor itu bukan hanya menghasilkan air bersih, tetapi juga menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat. Anak-anak tidak lagi khawatir kekurangan air bersih, para ibu dapat memasak dengan air yang layak, sementara beban pengeluaran keluarga untuk membeli air minum pun berkurang.
Komandan Kodim 0418/Palembang selaku Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas dan masyarakat yang telah bekerja bersama hingga Sasaran 13 dapat diselesaikan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, Sasaran 13 pembuatan sumur bor untuk warga RT 30 RW 11 telah selesai dikerjakan dengan baik. Kami mengapresiasi seluruh anggota yang telah bekerja bersama masyarakat menyelesaikan pekerjaan ini. Semoga sumur bor ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga Talang Betutu, khususnya masyarakat RT 30 RW 11,” ujar Erik.
Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang kembali membuktikan bahwa kehadiran TNI bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi solusi atas kebutuhan dasar masyarakat. Dari kedalaman tanah Talang Betutu, kini mengalir air bersih yang membawa harapan baru—sebuah bukti bahwa melalui kemanunggalan TNI dan rakyat, pembangunan benar-benar dapat menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat. (Bro Adi)












