Palembang – Bagi warga RT 20 RW 06 Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang bukan sekadar pembangunan fisik. Program ini menjadi jawaban atas kebutuhan yang selama ini mereka rasakan, mulai dari keamanan lingkungan, rumah layak huni bagi warga lanjut usia, hingga akses air bersih.
Ketua RT 20 RW 06, Agus, mengungkapkan bahwa wilayahnya mendapat empat sasaran pembangunan dalam TMMD Ke-129. Keempat sasaran tersebut meliputi satu unit poskamling, dua unit rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta satu titik sumur bor di sekitar Mushola Al-Mufakat.
“Kebetulan kami mendapat empat titik sasaran, yaitu satu poskamling, dua RTLH untuk rumah Bu Suwarni dan Mbah Karyo, serta satu sumur bor di dekat Mushola Al-Mufakat,” ujarnya.
Menurut Agus, pembangunan tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Rumah Bu Suwarni direhabilitasi karena pemiliknya sudah lanjut usia dan sering mengalami sakit, sedangkan rumah Mbah Karyo dinilai sudah tidak layak untuk ditempati.
“Bu Suwarni sudah sepuh dan kondisi kesehatannya juga sering sakit-sakitan. Kalau rumah Mbah Karyo memang kondisinya sudah tidak layak huni, sehingga sangat tepat menjadi sasaran program TMMD,” jelasnya.
Kebutuhan lain yang tak kalah penting adalah penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor. Selama ini, warga di sekitar Mushola Al-Mufakat belum menikmati layanan PDAM. Air sumur yang digunakan sehari-hari pun memiliki kualitas yang kurang baik.
“Wilayah mushola itu belum masuk jaringan PDAM. Kalau memakai air sumur, warnanya keruh, bercampur karat, bahkan berbau. Karena itu, keberadaan sumur bor sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, pembangunan poskamling juga menjadi harapan warga untuk meningkatkan keamanan lingkungan. Menurut Agus, usulan pembangunan pos tersebut telah lama disampaikan melalui Babinsa karena melihat meningkatnya potensi kerawanan di lingkungan mereka.
“Poskamling memang sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan. Kami mengajukan usulan melalui Babinsa dan alhamdulillah sekarang bisa direalisasikan melalui TMMD,” tuturnya.
Saat ini, progres pembangunan poskamling telah memasuki tahap pemasangan rangka atap dan pengecatan dinding. Anggota Satgas TMMD di lapangan, Serda Adi Hardoyo, menjelaskan bahwa pekerjaan terus berjalan sambil menunggu material penutup atap.
“Progres saat ini pemasangan rangka baja. Kami masih menunggu material spandek dan sudah dikoordinasikan dengan koordinator,” ujar Serda Adi Hardoyo.
Sementara itu, Komandan Kodim 0418/Palembang sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., berharap seluruh sasaran fisik yang dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dalam jangka panjang.
“Seluruh sasaran fisik TMMD ini diharapkan dapat difungsikan dengan baik, dijaga bersama, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Inilah wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam menghadirkan pembangunan yang menjawab kebutuhan warga,” tegas Dandim.
Bagi warga RT 20, empat sasaran TMMD bukan hanya menghadirkan bangunan baru. Program tersebut membawa rasa aman melalui poskamling, kehidupan yang lebih layak bagi warga lanjut usia melalui rehabilitasi rumah, serta harapan akan terpenuhinya kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi persoalan sehari-hari. Di balik setiap pembangunan itu, tersimpan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat yang terus menguatkan kebersamaan. (Bro Adi)






