Palembang – Suara mesin bor yang beberapa hari terakhir menggema di lingkungan Pesantren Minhajul Aulia Mina kini mulai berganti dengan aktivitas penyelesaian akhir. Pengeboran sumur bor yang menjadi Sasaran 3 Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang telah rampung. Harapan akan tersedianya air bersih bagi para santri pun kini semakin dekat menjadi kenyataan.
Setelah proses pengeboran selesai, personel Satgas TMMD melanjutkan pekerjaan pada tahap finishing. Sejumlah personel tampak bergotong royong membersihkan area sekitar sumur, menyelesaikan pembangunan dudukan dan tower tandon air, serta merapikan lantai agar seluruh fasilitas siap dimanfaatkan dengan aman dan nyaman.
Bagi para santri dan pengurus pesantren, keberadaan sumur bor ini bukan sekadar pembangunan fisik. Air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan penting akan semakin mudah diakses untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari berwudu, memasak, mandi, mencuci, hingga memenuhi kebutuhan operasional pesantren.
Wakil Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Deri Septriandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan bahwa penyelesaian sumur bor menjadi salah satu bentuk komitmen TNI dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dengan selesainya pembangunan sumur bor ini, kami berharap kebutuhan air bersih bagi para santri dan pengurus Pesantren Minhajul Aulia Mina dapat terpenuhi dengan lebih baik. Semoga keberadaan fasilitas ini mampu mendukung aktivitas belajar, ibadah, serta kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat. Melalui penyediaan sarana air bersih, TNI berupaya meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kini, tinggal menunggu sentuhan akhir penyelesaian fasilitas pendukung. Tak lama lagi, air bersih akan mengalir dari sumur bor tersebut, menjadi sumber kehidupan baru yang akan terus memberi manfaat bagi Pesantren Minhajul Aulia Mina dan seluruh penghuninya. (Bro Adi)












