Sinergi Pemkab dan Baznas, Bupati Nanda Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Pesawaran

PESAWARAN212 Dilihat

Pesawaran, — Komitmen mewujudkan hunian layak bagi masyarakat kembali ditegaskan Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. Orang nomor satu di Bumi Andan Jejama itu menyerahkan bantuan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesawaran kepada dua keluarga kurang mampu di Kecamatan Kedondong dan Kecamatan Negeri Katon, Selasa (21/7/2026).

Penyerahan bantuan pertama dilakukan di kediaman Samani, warga Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong. Samani yang bekerja sebagai buruh serabutan itu tinggal bersama dua anak laki-lakinya di rumah yang kondisinya memprihatinkan. Bangunan rumah mulai miring dan berada di tengah area persawahan, sehingga kerap terendam banjir saat hujan deras akibat luapan air dari lahan sekitar.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pesawaran, Camat Kedondong, serta unsur terkait lainnya.

Usai dari Kedondong, Bupati Nanda melanjutkan penyerahan bantuan serupa di Desa Kalirejo, Kecamatan Negeri Katon. Bantuan diberikan kepada Kamidi, buruh bangunan yang menempati rumah berdinding geribik dengan kondisi lapuk dan sering bocor saat hujan. Rumah berukuran sempit itu bahkan dihuni oleh tiga kepala keluarga, sehingga jauh dari standar kelayakan.

Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira menegaskan bahwa Program Bedah Rumah Baznas merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah dengan Baznas untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga menjadi fondasi bagi tumbuhnya kehidupan keluarga yang sehat, aman, dan bermartabat. Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat tinggal di hunian yang lebih layak sehingga kualitas hidupnya juga semakin baik,” ujar Bupati Nanda.

Bupati juga mengapresiasi Baznas Kabupaten Pesawaran yang konsisten menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran.

“Semoga sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari program-program sosial seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, proses pembangunan kedua rumah tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Dengan begitu, para penerima manfaat dapat segera menempati rumah yang lebih aman dan nyaman. (Indra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *