Dari Keramik hingga Resplang, Mushola Baitul Maghfurin Bersolek di Tangan Satgas TMMD demi Kenyamanan Jamaah

SUMATERA SELATAN109 Dilihat

PALEMBANG – Denting alat kerja masih terdengar bersahutan di Mushola Baitul Maghfurin, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami. Di sudut bangunan, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang bersama warga tampak teliti memasang keramik, merapikan dinding, hingga menyempurnakan setiap bagian bangunan. Sentuhan demi sentuhan itu menjadi penanda bahwa rumah ibadah tersebut segera hadir dengan wajah baru yang lebih layak dan nyaman.

Memasuki hari ke-11 pelaksanaan TMMD Ke-129, rehabilitasi Mushola Baitul Maghfurin telah memasuki tahap finishing. Pekerjaan difokuskan pada pemasangan keramik, pelamir dinding, finishing resplank, serta perapian area di sekeliling mushola. Seluruh proses dikerjakan secara gotong royong sebagai wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun fasilitas ibadah yang lebih representatif.

Di balik setiap lembar keramik yang terpasang dan setiap sapuan pelamir di dinding, tersimpan semangat kebersamaan yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD. Personel Satgas dan warga bekerja bahu-membahu, memastikan setiap detail dikerjakan dengan cermat agar hasil pembangunan tidak hanya indah dipandang, tetapi juga kokoh dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo BS, mengatakan seluruh tahapan pekerjaan terus dipacu tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan.

“Pengerjaan rehab Mushola Baitul Maghfurin kini memasuki tahap finishing. Kami terus memaksimalkan kualitas pekerjaan sehingga nantinya masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan aman. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan ini,” ujar Kapten Inf Pringgo BS.

Program rehabilitasi Mushola Baitul Maghfurin menjadi salah satu bukti bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Kehadiran rumah ibadah yang lebih layak diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah sekaligus menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat.

Ketika sentuhan akhir itu rampung, Mushola Baitul Maghfurin tidak hanya berdiri dengan tampilan yang lebih baik. Ia akan menjadi saksi bahwa gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat TMMD membangun negeri dari desa hingga pelosok kota. (Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *