PALEMBANG – Deretan batang kayu gelam dipikul bergantian oleh personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang bersama warga di Jalan Rawa Jaya, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Senin (27/7/2026). Di balik kesibukan pemasangan cerucuk sebagai pondasi jalan sepanjang 750 meter itu, tersimpan rasa syukur masyarakat yang akhirnya menyaksikan harapan lama mereka mulai menjadi kenyataan.
Bagi warga Talang Jambe, pembangunan Jalan Rawa Jaya bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalan yang selama bertahun-tahun hanya berupa jalan setapak, berlumpur saat hujan, dan sulit dilalui kendaraan itu kini mulai berubah melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Sejak pagi, Babinsa Talang Jambe Serma TNI Mulyadi Zaki bersama 15 personel Satgas TMMD dan empat warga bergotong royong mengangkut ratusan batang kayu gelam menuju titik pekerjaan. Cerucuk kayu gelam dipasang sebagai pondasi untuk memperkuat badan jalan yang berada di kawasan tanah rawa agar konstruksinya kokoh dan tahan lama.
Tokoh agama Talang Jambe sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Minhajul Auliya Mina, Buya Dr. Abdul Malik Syafei, S.H.I., M.M., mengatakan pembangunan Jalan Rawa Jaya merupakan harapan masyarakat yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.
“Jalan ini sudah sering diajukan namun belum memperoleh kesempatan yang tepat. Barulah pada tahun 2026 jalan ini dimasukkan ke dalam salah satu sasaran TMMD Ke-129,” ujarnya.
Ia mengenang kondisi Jalan Rawa Jaya sebelumnya yang hanya berupa jalan tanah sempit dan sering berubah menjadi kubangan saat hujan. Kondisi tersebut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas, bahkan kendaraan pengangkut material bangunan kerap enggan masuk.
“Dahulu jalan ini setapak yang sulit dilalui kendaraan bermotor karena jalan tanah yang sering kali becek bahkan banjir. Kendaraan toko bangunan pun banyak yang tidak mau masuk,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua RT 10 RW 03, Siswanto. Menurutnya, Jalan Rawa Jaya memiliki fungsi yang sangat strategis karena menjadi akses penghubung antarwilayah di Kelurahan Talang Jambe.
“Jalan Rawa Jaya ini sangat strategis karena menghubungkan RT 10 dengan RT 4, RT 23, serta menjadi akses menuju Jalan AMD, Jalan Mataram, dan Jalan Sugih Waras. Kehadiran jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 0418/Palembang selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan pembangunan Jalan Rawa Jaya beserta gorong-gorong menjadi salah satu sasaran prioritas karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sasaran fisik berupa jalan dan gorong-gorong di Jalan Rawa Jaya merupakan sasaran prioritas TMMD Ke-129 karena sangat ditunggu masyarakat dan memiliki manfaat yang sangat krusial untuk kelancaran transportasi serta aktivitas warga,” tegasnya.
Melalui semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jalan Rawa Jaya diharapkan segera rampung sehingga mampu membuka akses transportasi yang lebih baik, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Talang Jambe. (Bro Adi)












