PALEMBANG — Suara cangkul, adukan semen, dan percakapan hangat di antara prajurit TNI serta warga mewarnai pagi di lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Rabu. Memasuki hari ke-15 pelaksanaan program, semangat kebersamaan kembali terlihat saat pembangunan dapur dan kamar mandi/WC di rumah milik Fernando terus dipacu menuju tahap penyelesaian.
Sejak matahari mulai meninggi, seluruh personel Satgas TMMD lebih dahulu mengikuti apel pagi sebagai bagian dari pengecekan kesiapan sekaligus pembagian tugas. Tak lama berselang, para prajurit bersama masyarakat bergotong royong melanjutkan pengerjaan fasilitas yang menjadi bagian penting dari rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Di sudut rumah Fernando, beberapa personel tampak memasang material bangunan, sementara yang lain merapikan struktur dapur dan kamar mandi agar siap memasuki tahapan berikutnya. Kehadiran warga yang ikut membantu menciptakan suasana penuh kekeluargaan, mencerminkan nilai gotong royong yang selama ini menjadi ruh pelaksanaan TMMD.
Pengerjaan sasaran tersebut melibatkan tujuh personel dari Yon TP 954 bersama tiga warga sekitar. Kolaborasi itu menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya dikerjakan oleh TNI, tetapi juga tumbuh dari partisipasi aktif masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arhanud Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa setiap sasaran fisik dikerjakan dengan mengutamakan kualitas sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Program TMMD tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Melalui kerja sama yang baik, kami optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas,” ujar Erik.
Menurutnya, pembangunan dapur dan fasilitas sanitasi bukan sekadar menambah bagian rumah, tetapi juga menghadirkan kehidupan yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat. Fasilitas tersebut menjadi kebutuhan dasar yang akan menunjang kualitas hidup masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang. Melalui program ini, TNI tidak hanya membantu memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga untuk menikmati hunian yang lebih layak.
Di balik setiap bata yang tersusun dan setiap adukan semen yang diratakan, TMMD kembali membuktikan bahwa kekuatan pembangunan tidak hanya terletak pada material, tetapi juga pada semangat kebersamaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi fondasi yang mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus mempererat hubungan yang telah lama terjalin, menjadikan TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan gerakan bersama membangun kehidupan yang lebih baik. (Bro Adi)






