Palembang_Di tengah teriknya matahari yang menyinari kawasan Gazebo Kampung Kreatif di Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, langkah-langkah personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang tak pernah berhenti. Palu masih terdengar memukul besi, baut-baut terus dikencangkan, sementara kerangka penyangga tandon air berdiri kokoh sebagai penanda bahwa harapan akan akses air bersih semakin dekat menjadi kenyataan.
Memasuki hari ke-15 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026, Rabu (29/7/2026), Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadan Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., turun langsung meninjau perkembangan pembangunan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik program tersebut.
Bagi masyarakat Kampung Kreatif Talang Betutu, sumur bor bukan sekadar proyek pembangunan. Fasilitas itu menjadi simbol harapan akan terpenuhinya kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari. Karena itu, setiap detail pekerjaan mendapat perhatian serius.
Di lokasi, Letkol Inf Dery Septriandi memeriksa tahapan pekerjaan yang telah memasuki fase penyelesaian. Mulai dari pemasangan dudukan besi, perakitan kerangka penyangga tandon hingga pemasangan toren air, seluruhnya dipastikan dikerjakan sesuai standar agar mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Menurutnya, keberhasilan sebuah pembangunan tidak cukup hanya diukur dari kecepatan penyelesaian, tetapi juga dari kualitas hasil yang akan dinikmati masyarakat selama bertahun-tahun.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Karena itu, saya ingin memastikan seluruh proses, mulai dari pemasangan dudukan besi, kerangka penyangga hingga toren air, dilaksanakan sesuai standar sehingga nantinya benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi warga Kampung Kreatif Talang Betutu,” ujar Dery saat memberikan arahan kepada personel Satgas.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengedepankan ketelitian dan keselamatan kerja. Baginya, disiplin dalam setiap tahapan pembangunan merupakan fondasi utama untuk menghasilkan infrastruktur yang kuat, aman, dan memiliki usia pakai yang panjang.
“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu lama. Karena itu, kualitas harus menjadi prioritas di samping ketepatan waktu penyelesaian,” tegasnya.
Semangat itulah yang terus mewarnai pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang. Program yang mempertemukan kekuatan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, fasilitas umum, dan sarana air bersih, tetapi juga menumbuhkan kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa.
Di Kampung Kreatif Talang Betutu, pembangunan sumur bor menjadi investasi sosial yang diharapkan mampu menopang kehidupan masyarakat dalam jangka panjang. Saat pekerjaan terus bergerak menuju penyelesaian, harapan warga pun ikut tumbuh—bahwa dalam waktu dekat, air bersih akan mengalir membawa kemudahan, kesehatan, dan kualitas hidup yang lebih baik.
Dengan kolaborasi yang terus terjalin antara Satgas TMMD dan masyarakat, setiap tahap pembangunan menjadi bukti bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui komitmen menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan rakyat. (Bro Adi)






