PALEMBANG — Deretan batang kayu gelam yang tertata rapi di atas hamparan lahan rawa menjadi fondasi awal lahirnya sebuah akses baru bagi masyarakat Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami. Di bawah terik matahari, suara palu, mesin kerja, dan semangat gotong royong berpadu menjadi irama pembangunan yang terus bergema pada hari ke-15 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, Rabu (29/7/2026).
Di tengah aktivitas itu, Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadan Satgas) TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Sepriandi, S.T., M.M., M.Han., turun langsung meninjau progres pembangunan jalan sepanjang 750 meter yang kini telah mencapai sekitar 50 persen. Peninjauan tersebut bukan sekadar memastikan pekerjaan berlangsung sesuai rencana, tetapi juga menjadi bentuk motivasi bagi personel Satgas dan masyarakat yang bahu-membahu menyelesaikan salah satu sasaran fisik utama program TMMD tahun ini.
Dengan langkah menyusuri jalur yang sedang dibangun, Letkol Dery mengamati setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pemasangan konstruksi dasar hingga kesiapan material yang akan digunakan pada tahap berikutnya. Sesekali ia berdialog dengan anggota Satgas maupun warga, memastikan seluruh pekerjaan berjalan aman, tepat sasaran, dan tetap mengedepankan kualitas.
Baginya, jalan yang tengah dibangun bukan sekadar bentangan infrastruktur. Jalan tersebut merupakan penghubung harapan bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses yang lebih layak untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, progres pembangunan jalan sudah mencapai 50 persen. Kami akan terus mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar pekerjaan selesai tepat waktu dengan hasil yang berkualitas. Jalan ini nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, serta menjadi akses yang lebih baik bagi warga,” ujar Letkol Dery.
Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan TMMD ke-129 karena memiliki nilai strategis bagi warga Talang Jambe. Selama ini, kondisi akses yang terbatas menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas, baik menuju permukiman, mengangkut hasil usaha, maupun menjangkau fasilitas umum.
Melalui kehadiran jalan baru ini, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan akses yang akan berdampak pada meningkatnya produktivitas ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kelurahan Talang Jambe.
Keberhasilan pembangunan yang telah mencapai separuh target itu juga menjadi cerminan kuatnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat gotong royong terus menjadi energi utama yang menjaga ritme pekerjaan tetap berjalan optimal dari hari ke hari.
Letkol Dery menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan atau terbentangnya jalan baru, melainkan dari tumbuhnya kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam membangun lingkungan mereka.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada warga yang tanpa mengenal lelah terus bergabung bersama personel Satgas di lapangan. Menurutnya, kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama yang membuat setiap sasaran pembangunan dapat diwujudkan secara maksimal.
Selain pembangunan jalan sepanjang 750 meter, TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang juga melaksanakan berbagai sasaran fisik lainnya, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan dan rehabilitasi fasilitas ibadah, hingga pembangunan sumur bor yang akan menunjang kebutuhan air bersih masyarakat.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, Satgas TMMD ke-129 optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai target. Lebih dari sekadar menghadirkan pembangunan, program TMMD diharapkan meninggalkan warisan berupa akses yang lebih baik, kualitas hidup masyarakat yang meningkat, serta semakin kokohnya semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan di Kota Palembang. (Bro Adi)






