Di Tengah Rawa Talang Jambe, Harapan Baru Tumbuh Bersama TMMD Ke-129

SUMATERA SELATAN102 Dilihat

PALEMBANG – Suara palu yang bersahutan, deru mesin pengaduk material, dan semangat gotong royong yang tak pernah surut menjadi pemandangan sehari-hari di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Memasuki hari ke-15 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, denyut pembangunan terus terasa di berbagai sudut wilayah.

Program yang digelar Kodim 0418/Palembang itu perlahan mengubah wajah kawasan yang selama ini membutuhkan sentuhan pembangunan. Jalan yang dulunya sulit dilintasi mulai mengeras, rumah-rumah warga yang sebelumnya tidak layak huni kini berangsur menjadi lebih nyaman, sementara pos keamanan lingkungan berdiri sebagai simbol tumbuhnya rasa aman dan kebersamaan.

Berbagai sasaran fisik terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat. Pembangunan dan pengerasan jalan, pemasangan cerucuk di kawasan rawa, pembangunan Poskamling, hingga rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menunjukkan perkembangan yang semakin menggembirakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Talang Jambe, Wulandari, mengatakan progres pembangunan pada pertengahan pelaksanaan TMMD telah memberikan optimisme bahwa seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai target.

“Kalau jalan masih dalam proses pengerasan dan pemasangan cerucuk. Untuk Poskamling progresnya sudah sekitar 80 persen. Sementara RTLH juga banyak yang progresnya sudah di atas 70 persen,” ujarnya.

Menurut Wulandari, kehadiran TMMD bukan sekadar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

“Kami dari pihak kelurahan sangat mengapresiasi TMMD ini. Program ini sangat mendukung pembangunan di Talang Jambe dan tentunya juga ikut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Salah satu sasaran yang dinilai paling dirasakan manfaatnya adalah pembangunan akses jalan di kawasan rawa. Selama bertahun-tahun, jalur tersebut menjadi kendala bagi warga karena kondisinya yang rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Padahal, jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat. Selain menjadi akses penghubung antarpermukiman, jalur itu juga menopang kegiatan ekonomi warga yang setiap hari melintas untuk bekerja maupun mengangkut hasil usaha.

“Untuk jalan rawa itu memang layak untuk dibantu karena kondisinya memang memprihatinkan. Sementara jalan tersebut merupakan akses strategis yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkap Wulandari.

Pembangunan jalan itu diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik, memperlancar mobilitas warga, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Talang Jambe.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh. Erik Novianto, S.Sos., menegaskan seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik, terus berjalan sesuai rencana. Pengawasan terhadap setiap tahapan pekerjaan dilakukan agar hasil pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan tahan lama.

“Progres pembangunan sasaran TMMD ke-129, baik sasaran fisik maupun nonfisik, terus berjalan sesuai rencana. Harapannya pengerjaan sasaran fisik juga dapat dikerjakan tepat waktu dan tepat mutu,” tegasnya.

Baginya, keberhasilan TMMD tidak semata diukur dari selesainya pembangunan, melainkan dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Infrastruktur yang dibangun diharapkan menjadi fondasi bagi meningkatnya kualitas hidup warga.

Lebih dari sekadar proyek pembangunan, TMMD menghadirkan semangat kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Setiap hari, personel TNI dan warga bekerja berdampingan, saling membantu tanpa mengenal lelah. Kebersamaan itulah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian setiap sasaran.

Kini, di hari ke-15 pelaksanaan TMMD, harapan mulai terlihat nyata. Jalan perlahan terbuka, rumah-rumah semakin layak dihuni, fasilitas lingkungan terus dibangun, dan optimisme masyarakat semakin menguat.

TMMD Ke-129 akhirnya menjadi lebih dari sekadar program pembangunan. Ia menjelma menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat, mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masa depan Talang Jambe yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

(Bro Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *