BPBD Way Kanan Gelar Pelatihan Medical First Responder dan Water Rescue TRC

DAERAH, WAYKANAN561 Dilihat

WAY KANAN – Berdasarkan kajian resiko bencana BPBD Provinsi Lampung, Kabupaten Way Kanan merupakan salah satu Kabupaten yang potensi bencana alam banjirnya masih tinggi dan setiap tahunnya sering ada korban tenggelam.

Hal itu lantaran di Kabupaten Way Kanan terdapat tiga sungai besar, yakni Sungai Way Kanan, Sungai Way Besay dan Sungai Way Umpu. Ketiga sungai itu ternyata sempat menimbulkan musibah banjir yang melanda 6 Kecamatan.

Maka dari itu, Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya mengadakan acara Pelatihan Medical First Responder dan Water Rescue TRC BPBD Way Kanan, yang bertempat di Ruang Rapat Lt. III Pemkab setempat, Selasa (07/02/2023).

Selain Bupati Way Kanan, kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, Kepala Basarnas Provinsi Lampung, Deden Ridwansyah, Dandim 0427/WK, Letkol Inf. Charluly Rudi Jatmiko, Wakapolres Way Kanan, Kompol Zainul Fachry.

Dalam sambutannya, Bupati Way Kanan mengatakan, bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan acara ini adalah memberi pembekalan terhadap para peserta agar mengetahui dan memahami serta memiliki kompetensi dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan korban bencana.

“Salah satu sasaran dari RPJMD Kabupaten Way Kanan adalah mengurangi dampak bencana dengan target Indeks Resiko Bencana (IRB).Tahun 2022 rilis dari BNPB Indeks Resiko Bencana untuk Kabupaten Way Kanan menurun menjadi 120,07 point, dan merupakan IRB terendah nomor 3 se-Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Dimana IRB tersebut dikarenakan meningkatkan nilai kapasitas bencana Kabupaten Way Kanan, dan meningkatnya nilai kapasitas tersebut adalah salah satu dari peningkatan kompetensi SDM”,tutup Bupati Adipati.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Way Kanan, Hendri Syahri, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pelatihan Medical First Responder (MFR) dan Water Rescue akan dilaksanakan selama 5 hari dimulai 6-10 Februari 2023.

Pelatihan akan dilaksanakan dua metode, yaitu teori dan Lapangan. Dengan teori selama 3 hari dilaksanakan di Aula BPBD Way Kanan dan praktek lapangan dilaksanakan di lokasi Embung Wisata Kampung Umpu Kencana Kecamatan Blambangan Umpu.(Sandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *