Dari Rumah Sederhana, Tumbuh Harapan Baru: TMMD Sulap Hunian Bu Sumilah Lebih Nyaman

SUMATERA SELATAN110 Dilihat

PALEMBANG – Senyum bahagia mulai terpancar dari wajah Sumilah. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempatnya berteduh bersama keluarga, perlahan berubah menjadi hunian yang lebih rapi, kokoh, dan nyaman.

Memasuki hari kesembilan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0418/Palembang, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sumilah di RT 19 RW 05, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, menunjukkan progres yang signifikan.

Perubahan itu terlihat jelas. Rumah yang sebelumnya belum memiliki plafon, kini tampak lebih rapi setelah dipasangi plafon. Bagian depan rumah juga semakin terlihat representatif dengan hadirnya kanopi yang menggunakan rangka baja.

Bagi Sumilah, perubahan tersebut bukan sekadar perbaikan fisik sebuah rumah. Lebih dari itu, bantuan melalui program TMMD menjadi sebuah harapan baru bagi keluarganya.

“Alhamdulillah, sejauh ini sudah jauh lebih baik rumah kami. Kami sangat bersyukur, baru pertama kali kami mendapat bantuan seperti ini,” ujar Sumilah, Kamis (23/7/2026).

Rumah tersebut merupakan peninggalan almarhum suaminya. Di hunian sederhana itulah Sumilah menjalani kehidupan bersama anak, menantu, serta tiga orang cucunya.

Selama ini, rumah tersebut menjadi tempat berkumpul dan berlindung bagi seluruh anggota keluarganya. Karena itu, setiap perubahan yang kini terjadi memiliki arti yang begitu besar bagi Sumilah dan keluarganya.

Bagi mereka, hadirnya program RTLH TMMD bukan hanya menghadirkan bangunan yang lebih layak, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga yang menempatinya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arhanud Erik Novianto, S.Sos., mengatakan, program RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menempati rumah dengan kondisi kurang layak.

“Program RTLH ini merupakan sasaran fisik yang diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang menempati rumah yang tidak layak huni. Kami berharap pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu agar dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat penerima bantuan,” tegas Erik.

Di tengah proses pembangunan yang terus berjalan, rumah Sumilah perlahan mulai menampilkan wajah barunya. Setiap bagian yang diperbaiki menjadi tanda bahwa harapan dapat tumbuh dari sebuah kepedulian.

Dan bagi Sumilah beserta keluarganya, rumah yang kini semakin rapi dan nyaman itu kelak bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang untuk melanjutkan kehidupan dengan rasa aman, tenang, dan penuh syukur.( Bro adi) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *